Minggu, 29 November 2009

Kegiatan Operasi Katarak Gratis oleh PT.Adaro Indonesia

Katarak merupakan suatu keadaan kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan penglihatan (tajam penglihatan) menjadi kabur atau berkurang dan bahkan menyebabkan kebutaan. Katarak ini disebabkan oleh faktor degeneratif yang akan terjadi seiring bertambahnya usia. Namun faktor penyakit lain seperti glokuma, kencing manis (diabetes melitus) juga berperan terhadap terjadinya katarak.

Upaya yang seharusnya dilakukan untuk mengatasi kebutaan karena katarak adalah tindakan operatif yang dilakukan oleh doktes spesialis mata. Untuk itu PT.Adaro Indonesia dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang kesehatan di bawah Community Development bekerjasama dengan pemerintah daerah Kab.Hulu Sungai Utara, Kab.Balangan, Kab.Tabalong mengadakan operasi katarak gratis. Operasi Katarak Gratis ini adalah sebagai program unggulan yang dilakukan bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan operasi katarak dilakukan di Mobil Klinik Mata dan Operasi katarak yang telah dimodifikasi untuk kemudahan mobilisasi di setiap daerah-daerah yang sulit dijangkau. Adapun kriteria penderita yang akan di operasi katarak :
1. Keluarga tidak mampu termasuk keluarga miskin.
2. Telah dilakukan sekrening dengan tajam penglihatan < 6/60.
3. Secara medis layak untuk dilakukan operasi katarak.
4. Penderita dan keluarga setuju untuk di operasi dengan menandatangani informed consent.

Operasi katarak gratis tersebut terus berjalan mulai mei 2003 sampai sekarang dengan jumlah penderita yang telah di operasi lebih dari 3.500 orang dan pada tanggal 29 Nopember 2009 telah dioperasi 11 penderita bertempat di Puskesmas Sei Karias Kec.Amuntai Tengah dengan perincian penderita dari Kec.Amuntai Selatan 5 orang, Kec.Amuntai Tengah 3 orang dan Kec.Sei Tabukan 3 orang.

Dengan adanya kegiatan operasi katarak dari PT.Adaro Indonesia diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menurunkan angka kebutaan karena katarak di wilayah operasional perusahaan yang meliputi Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar